Kamis, 24 Desember 2015

David Villa Masih Berharap Berseragam La Furia Roja



David Villa Masih Berharap Berseragam La Furia Roja - David Villa ternyata masih terus memendam hasrat untuk memperkuat tim nasional Spanyol. Walaupun begitu, Villa mengakui hal tersebut bakal susah dikerjakan mengingat banyak pemain muda berbakat yang menghunitim La Furia Roja.

Villa paling akhir kali membela Spanyol yaitu saat perhelatan Piala Dunia 2014. Dia cetak gol di pertandingan paling akhir fase group melawan Australia dimana Spanyol telah dipastikan tersingkir setelah kalah dari Belanda serta Chile.

Setelah itu, Vicente Del Bosque sebagai pelatih 'Tim Matador' semakin banyak menggunakan persediaan penyerang baru seperti Paco Alcacer, Alvaro Morata, serta Diego Costa, yang berusia lebih muda dari Villa. Tetapi, mesti disadari hingga sekarang ini belum ada yang dapat menyamakan ketajaman Villa.

Pemain 34 tahun ini masih tetap jadi top skorer sepanjang waktu Spanyol dengan 59 gol dari 97 tampilan. Dengan tampilan oke di level tim sekarang ini, 18 gol dari 30 tampilan untuk New York City FC musim, Villa masih tetap mengharapkan Del Bosque ingin menggunakan jasanya lagi.

Meskipun, hal tersebut bakal susah terwujud mengingat banyak pemain muda berbakat di tim Del Bosque sekarang ini.

 " Saya semakin dekat dengan laga ke-100 dengan tim nasional, serta saya mau kembali lagi ke sana, " tutur Villa seperti dilansir Soccerway.

 " Namun walau saya dipanggil kesana, dan saat ini saya tak ada disana, ini seluruh tergantung pada keputusan pelatih, " sambungnya.

 " Masihlah ada beberapa penyerang muda yang benar-benar bagus dengan masa depan cerah disana, " tutup Villa.

Selasa, 22 Desember 2015

Bayern Munchen Mengklaim Tak Gampang Mendatangkan Ancelotti



Bayern Munchen Mengklaim Tak Gampang Mendatangkan Ancelotti - Direktur dari raksasa Bundesliga, Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge, mengungkap bahwa tak gampang memperoleh tanda tangan dari sosok Carlo Ancelotti. Ia mengkakui, bahwa hampir separuh Eropa mengincar jasa pelatih berkebangsaan Italia itu.

Rummenigge segera menginformasikan Ancelotti menjadi pelatih Bayern musim depan sesudah menyebutkan, Pep Guardiola akan resmi mengakhiri musim ini dan tidak perpanjang kontrak barunya. Kontrak Guardiola memanglah bertepatan dengan berakhirnya musim 2015/2016 usai.

Walau menyebutkan bahwa Ancelotti memanglah tertarik untuk melatih Bayern, Rummenigge juga mengungkap bahwa ada sistem panjang dibalik penggaetan Ancelotti. Perlu tempo sebagian minggu untuk menaklukkan tim-tim lain yang juga mengincar jasa pelatih berumur 56 tahun itu.

 " Separuh Eropa mengidamkan Ancelotti, " tutur Rummenigge pada Bild.

 " Memperolehnya tetaplah suatu tantangan berat serta diperlukan kerja keras dalam sebagian minggu paling akhir untuk meyakinkan kami memperoleh Carlo. "

Pada awal mulanya, ia juga menyampaikan bahwa Ancelotti pas dengan apa yang di idamkan oleh Bayern. Terkecuali berhasil mencapai trofi di sebagian tim besar Eropa (AC Milan, Chelsea, Paris Saint-Germain, serta Real Madrid), Ancelotti dapat juga sudah terbiasa menangani pemain-pemain berlabel bintang.

 " Carlo benar-benar tenang. Dia dapat mengatasi pemain-pemain bintang serta bikin Anda menghadirkan banyak style main. Kami mencari hal tersebut serta kami telah menemukannya. Kami benar-benar menantikan bekerja bersamanya, " kata Rummenigge.

Senin, 21 Desember 2015

Blunder Bogdan Jadi Pembuktian Liverpool Minim Kiper Andalan



Blunder Bogdan Jadi Pembuktian Liverpool Minim Kiper Andalan - Adam Bogdan lakukan blunder saat  Liverpool harus mengakui keunggulan dari Watford 0-3 semalam. Kekeliruan Bogdan semakin menunjukkan bahwa The Reds tidak mempunyai penjaga gawang yang dapat dipercaya.

Berkunjung ke Vicarage Road Stadium, Minggu (20/12/2015) malam WIB, Bogdan dipasang menjadi starter mengambil alih pos Simon Mignolet yang tengah cedera. Ini jadi perdana untuk penjaga gawang Hongaria di pentas Premier League.

Namun, Bogdan malah bikin kekeliruan fatal dimuka laga. Dia tidak berhasil menangkap bola dengan sempurna serta dapat disontek dengan mudah oleh Nathan Ake dari jarak dekat yang berikan Watford kelebihan 1-0 saat laga baru berlangsung 3 menit.

Memasuki menit ke-15, kondisi tak berubah untuk Bogdan. Odion Ighalo melepas tembakan ke pojok kanan bawah gawang Liverpool serta posisi Bogdan juga saat itu menuai kritikan. Akhirnya tuan rumah Watford menutup kemenangannya melalui gol kedua kembali dicetak oleh Ighalo pada enam menit saat sebelum saat normal selesai.

Statistik membuktikan bahwa Bogdan cuma lakukan dua kali aksi penyelamatan dalam lima upaya yang mengarah ke gawang yang dikerjakan Watford. Whoscored juga memberi penilaian Bogdan 5,1 dengan kata lain yang terburuk dari masing-masing tim.

 " Anda lebih buruk dari pada Mignolet, " kata supporter Watford untuk mengolok-olok Bogdan.

Lebih buruk lagi, Mignolet sang penjaga gawang paling utama juga mempunyai statistik yang mengecewakan. Mulai sejak berhimpun Liverpool pada 2013-14, penjaga gawang Belgia itu sudah bermain di 90 laga Premier League serta telah kebobolan 112 gol atau ketiga paling banyak, cuma menang dari Brad Guzan Aston Villa serta Tim Krul Newcastle United, dua tim yang saat ini penghuni zona degradasi.

Mignolet juga terdaftar telah lakukan delapan error yang berbuntut gol dengan kata lain lebih banyak dari penjaga gawang manapun dengan rata-rata penyelamatan 'hanya' 67,7 %. Sejumlah 28 clean sheet diciptakan Mignolet, yang bikin dia setara dengan David de Gea Manchester United dalam periode yang sama, serta cuma kalah dari penjaga gawang Manchester City Joe Hart.

Keseluruhannya Mignolet cuma mendapat nilai 6, 66. Dari 31 penjaga gawang yang telah bikin sekurang-kurangnya 20 tampilan di Premier League dalam tiga musim paling akhir, cuma sembilan penjaga gawang yang mempunyai nilai plus rendah ketimbang Mignolet.

Statistik kurang baik Mignolet memperoleh pembelaan dari sang manajer, Juergen Klopp. " Saya pernah melatih banyak penjaga gawang dalam sebagian musim paling akhir serta Simon Mignolet merupakan satu diantara penjaga gawang paling pintar yang pernah saya latih, " ucap pria Jerman itu belum lama ini.

Walau demikian, Klopp saat ini betul-betul mesti memperhitungkan untuk berbelanja penjaga gawang di Januari untuk berikan pilihan lain dibawah gawang dalam upayanya kembalikan Liverpool ke papan atas.

Klopp Memberi Penilaian Usai Kalah Dari Watford



Klopp Memberi Penilaian Usai Kalah Dari Watford - Liverpool kembali menelan hasil buruk setelah kebobolan tiga gol tanpa balas saat melakukan kunjungan ke kandang Watford. Sang manajer, Juergen Klopp memberi analisanya tentang kekalahan itu.

Dalam laga yang berlangsung di Vicarage Road, Minggu (20/12/2015), gawang Liverpool telah jebol saat laga baru berlangsung 3 menit melalui gol yang dicetak oleh Nathan Ake. Gol lahir sesudah penjaga gawang Adam Bogdan yang terlihat melakukan blunder setelah gagal menangkap bola dengan sempuna.

Kemudian gawang The Reds harus kembali jebol lagi saat laga masuk menit ke-17 sesudah Odion Ighalo terlalu tangguh untuk dikalahkan Martin Skrtel di lini pertahanan Liverpool. Ighalo jugalah yang memastikan kemenangan timnya melalui gol keduanya saat laga memasuki menit ke-85.

 " Kami memulainya dengan kurang baik. Bola awal saat dalam kuasa Adam Bogdan, ia harusnya dapat melindungi bola namun yang ada dia malah menjatuhkannya. Melihatnya sekali lagi, hal tersebut (gol untuk Watford) umumnya pelanggaran namun skornya telah jadi 1-0 serta reaksi kami kurang baik, " ucap Klopp pada Sky Sports serta ditulis BBC.

 " Kami kehilangan fokusserta gagal mengembangkan permainan. Gol kedua benar-benar gampang, kami harusnya dapat bertahan dengan lebih baik lagi. Kami hanya berupaya sedikit di babak pertama serta beralih sesudah turun minum. Start di babak kedua sangat bagus, kami mungkin cetak dua gol namun tidak berhasil mengerjakannya dan lalu kebobolan gol ketiga. Dan semuanya berakhir "

 " Gol pertama merupakan kekeliruannya (Bogdan), juga demikian masing-masing tangannya ada di bola serta itu harusnya bola hak penjaga gawang, ia memegang bola, saya pikir wasit tak melihatnya. Itu adalah keputusan salah namun kami lebih banyak bikin kesalahan, " katanya.

Minggu, 20 Desember 2015

Juan Mata Kembali Minta Maaf Untuk Fans Setan Merah



Juan Mata Kembali Minta Maaf Untuk Fans Setan Merah - Kecewanya pendukung Manchester United terlihat terang waktu tim kesayangan merea kembali bermain kurang baik serta harus mengakui keunggulan 1-2 di tangan tim tamu Norwich City. Dengan hasil tersebut, Juan Mata juga menyampaikan maaf kepada para fans.

Tampil di Old Trafford, Sabtu (19/12/2015), Cameron Jerome serta Alexander Tettey cetak gol untuk membawa Norwich unggul terlebih dulu 2-0 waktu pertandingan jalan belum genap memasuki satu jam. Gol balasan MU terwujud melalui Anthony Martial di menit ke-66 namun selanjutnya tak mampu merubah hasil akhir laga.

Mulai sejak paruh awal, cemoohan dari pendukung tuan rumah terdengar dari beberapa sudut di stadion. Mereka tidak cuma tak suka menyaksikan performa Mata cs. namun juga menyoal tipikal permainan yang diaplikasikan oleh Louis van Gaal.

Bahkan juga fans Norwich sempat melemparkan olok-olok pada manajer MU itu, bahwa posisinya bakal secepatnya digantikan oleh Jose Mourinho, manajer yang baru sekian hari kemarin dipecat Chelsea.

Kekalahan dari Norwich perpanjang rentetan puasa kemenangan MU yang telah ditempuh dalam enam laga paling akhir di seluruh pertandingan, termasuk juga ini merupakan tiga kekalahan beruntun MU disemua ajang.

 " Sudah pasti kami kecewa. Ini merupakan hari lain yang benar-benar susah untuk kami, namun hanya satu hal yang kami kerjakan saat ini yaitu terus kompak serta semoga kami secepatnya memperoleh kemenangan di pertandingan seterusnya lantaran kami membutuhkannya. Kami perlu menang secepat-cepatnya, " cetus Mata pada MUTV.

 " Benar-benar frustrasi dengan tak menang, terlebih di kandang sendiri. Kami harusnya menang di Old Trafford bila kami mau berhasil, namun kami tak mengerjakannya. Saya terasa sangat-sangat menyesal untuk fans. Kupikir mereka telah mengagumkan, namun kami harus bermain lebih baik buat mereka. "

MU bakal melakukan pertandingan tandang melawan Stoke City di pertandingan Boxing Day (26/12) saat sebelum melawan Chelsea selang tiga hari berikutnya.